Who We Are.
Pengunjung Indonesia yang setia dimanapun Anda sedang berada, Salam Selamat.
Portal ini awalnya adalah merupakan media resmi kami pada saat bertugas di Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO), Montreal, Canada selaku wakil negara Republik Indonesia, dari 2004 sampai dengan Desember 2006. Seiring dengan berlalunya waktu dan kepedulian kami terhadap bangsa dan negara, maka slogan portal kami saat ini, disesuaikan menjadi: Gema Keselamatan Global untuk Indonesia Bersama Standar ICAO .
Beragam tema dan judul penulisan semata-mata disajikan kepada semua masyarakat peduli keselamatan penerbangan sebagai bentuk sumbangsih kami yang berkelanjutan kepada bangsa dan negara tercinta, Indonesia. Di era persaingan bisnis yang demikian ketatnya saat ini, demi peningkatan keselamatan penerbangan, kami akan tetap bekerja dengan dasar not for profit dengan maksud agar kami dapat tetap untuk bersikap secara profesional dan independen.
Pada saat melaksanakan penugasan tersebut kami juga bertindak selaku Atase Perhubungan RI untuk Kanada berkedudukan di KBRI Ottawa. Pada tahun 2006 Badan SAR Nasional (Basarnas) menunjuk kami untuk mewakili dan mengikuti semua kegiatan International Cospas-Sarsat Programme yaitu sebuah sistem satellite search and rescue (SAR) untuk pendistribusian deteksi dan informasi keadaan tanda darurat. International Cospas-Sarsat Programme berkantor pusat di Montreal.
Pada periode tersebut diatas, penugasan untuk mewakili Indonesia di ICAO telah dilaksanakan oleh kami, Aries Martono bersama tenaga staf, Agus Hermansyah, seorang (kandidat) doktor dari Ottawa U (University of Ottawa). Pada penugasan ini kami melaksanakan semua kegiatan sesuai dengan VISI dan MISI yang diemban.
Di ICAO (International Civil Aviation Organization) yang berkantorpusat di Montreal, tugas utama kami adalah mewakili Indonesia untuk bidang perhubungan khususnya subsektor penerbangan sipil.
Dalam menjalankan tugas tersebut di atas kami awalnya adalah PNS dari Departemen Perhubungan d.h.i. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara yang kemudian dialihtugaskan menjadi pejabat teknis, yang baik secara administratif maupun teknis operasional berada dibawah kepemimpinan dan struktur organisasi Departemen Luar Negeri. Selanjutnya, Departemen Luar Negeri melalui Duta Besar Indonesia untuk Kanada menerbitkan surat penunjukan kami kepada ICAO. Atas dasar surat tersebut kemudian Sekretaris Jenderal ICAO menandatangani dan menerbitkan surat pemberitahuan bernomor S2/3.1; E 1/1.81 dan A 11/2.9. yang menyatakan bahwa penugasan kami dimulai pada tanggal 1 Mei 2004. Surat tersebut kemudian didistribusikan kepada seluruh Anggota Dewan dan Perwakilan Negara Anggota.
Catatan sejarah menunjukkan, sejak tahun 1962 sampai dengan tahun 2001 Indonesia merupakan anggota Dewan di ICAO, dan dari tahun 2001 - sekarang merupakan salah satu dari beberapa negara yang menempatkan perwakilannya di ICAO, Montreal sebagai anggota biasa. Perjalanan sejarah otoritas penerbangan sipil di Indonesia yang telah memiliki kerjasama yang baik serta usaha untuk senantiasa menempatkan perwakilan Indonesia di forum penerbangan sipil internasional ini, menjadikan ICAO memberikan hak khusus (privilege) kursi penempatan kepada perwakilan Indonesia untuk duduk bersanding bersama dengan anggota dewan yang lainnya di Council Chamber dalam mengikuti secara aktif dan langsung semua kegiatan baik di sidang Council maupun ANC (Air Navigation Commissions). Kerjasama yang terjalin sebenarnya sudah terjadi sejak tahun 1954 pada saat terbentuknya Akademi Penerbangan Indonesia, Curug. Pada saat itu instruktur yang berasal dari ICAO telah memberikan pelatihan dan pengajaran di bidang Air Traffic Services yang meliputi Air Traffic Control, Communications dan Flight Radio Operator; dan dibidang teknik dan listrik seperti Radio Mechanic serta Penerbang.
Didalam pengisian materi portal ini kami akan senantiasa berpedoman kepada isi amanah Undang Undang Penerbangan. Perwakilan RI di ICAO, terpanggil untuk senantiasa mewakili kepentingan Indonesia di bidang perhubungan khususnya penerbangan sipil dalam forum internasional. Kami berupaya melaksanakan peran aktif dan memberikan sumbangsih yang lebih nyata dengan menjalin jaringan (networking) antara ICAO sebagai organisasi sentral penerbangan sipil dan Organisasi Internasional lain yang terkait di bidang penerbangan sipil dengan Departemen Perhubungan, DGCA (Directorate General Of Civil Aviation), serta komunitas penerbangan di Indonesia. Komunitas penerbangan dimaksud dapat terdiri dari: operator, pengelola ruang udara (ANSP), pengelola bandar udara (airport authority), organisasi penerbangan (baik pemerintah maupun non pemerintah), lembaga pendidikan dan pusat latihan, pemerhati, lembaga konsumen, pencinta keselamatan yang dapat berperan sebagai pengawas independen serta pada akhirnya penumpang pesawat terbang yang juga merupakan masyarakat pengguna jasa transportasi udara di Indonesia.
Pada program kerja sasaran strategis (Strategic Objectives) ICAO periode tahun 2005-2010, faktor transparansi dan berbagi informasi (sharing) telah menjadi dasar dalam pelaksanaan misi peningkatan keselamatan, keamanan, keteraturan dan perlindungan terhadap lingkungan hidup (environment) penerbangan sipil dunia oleh ICAO. Kedua faktor tersebut diyakini akan menjadikan pelaksanaan misi ICAO terutama dalam meningkatkan keselamatan dan keamanan penerbangan mencapai sasarannya. Sebagai perwakilan Indonesia di organisasi sentral tersebut, melalui portal ini, kami akan mengkhususkan kepada penyampaian segala informasi yang berkaitan dengan usaha-usaha peningkatan keselamatan dan keamanan penerbangan serta keteraturan (keteraturan yang meliputi ATFM/Air Traffic Flow Management dan aspek ekonomi) serta perlindungan terhadap lingkungan hidup. Semua informasi tersebut kami peroleh baik pada saat mengikuti kegiatan persidangan di ICAO apakah di Council atau di ANC (Air Navigation Commissions) maupun dikegiatan lain seperti Conference, Workshop, Panel Discussion, Symposium dan Seminar.
Pada pemutakhiran data situs diakhir Nopember 2006, kami tayangkan secara umum dan sekilas tentang kegiatan di ICAO. Topik yang ditayangkan adalah seputar upaya bersinerji antara ICAO sebagai organisasi sentral penerbangan sipil dengan asosiasi penerbangan sipil lain seperti IFATCA (International Federation of Air Traffic Controllers Associations), IATA (International Air Transport Association), IFALPA (International Federation of Air Line Pilots Associations) dan ACI (Airports Council International). Pada dasarnya program kegiatan asosiasi tersebut lebih dititikberatkan kepada upaya turut membantu melaksanakan peningkatan keselamatan dan keamanan penerbangan sipil dunia yang didasarkan atas SARPs dari ICAO.
Dalam menu Tahukah Anda, Bahwa..... , akan kami tampilkan beberapa informasi global masih diseputar penerbangan, masing-masing dalam bahasa Inggris dan Indonesia atau kombinasi keduanya. Kami akan terus memperbaharui informasi tersebut setiap bulan.
Pelaksanaan misi ICAO bagi penerbangan sipil dunia akan berimbas positip terhadap berbagai pelaksanaan standar maupun rekomendasi peraturan baik dalam bentuk pembinaan, pengawasan, pencerahan, pendidikan maupun kerjasama pelatihan bagi komunitas penerbangan sipil dalam negeri (domestik). Meningkatnya keselamatan penerbangan di dalam negeri akan mendorong peningkatan demand transportasi udara yang pada gilirannya nanti akan mendukung terciptanya pertumbuhan perekonomian bangsa. Dengan dasar kekuatan penerbangan dalam negeri yang senantiasa menjamin tingkat keselamatan yang tinggi, kita harus yakin bahwa suatu saat nanti Indonesia juga dapat menjadi pelaku yang diandalkan di pasar penerbangan internasional. Singapore Airlines yang merupakan sebuah operator penerbangan negara kota yang menerbangi ke lebih 60 negara di dunia dengan lebih 160 kota didunia. Maskapai dari negara kitapun suatu saat harus dapat menjadi pemain yang diperhitungkan oleh pasar dunia karena hal itu berarti sebuah pengakuan dunia. Didalam ilmu bisnis, ekspansi keluar merupakan penambahan kas bagi devisa negara kita.
Setelah dilakukan serangkaian modifikasi penampilan dan pengayaan isi portal ini sejak Nopember 2012 yang lalu, jumlah kunjungan terus menampakkan peningkatan yang signifikan. Sampai dengan hari ini, portal kami telah mencapai >29,500 x kunjungan , melalui domain www.indonesia-icao.org dan >6,300 x kunjungan, melalui indonesia-icao.org. Jumlah ini termasuk 560 kunjungan melalui www.indonesia-icao.org yang merupakan jumlah tertinggi pertama yang diperoleh dalam 1 bulan. Pilihan heading paling banyak dikunjungi adalah Home yang mencapai > 11,957 kunjungan (41%). Menurut data statistik yang terhitung oleh Yahoo, dari tanggal 5 Maret 2013 sampai dengan 18 Maret 2013, rata-rata kunjungan adalah >120 x dalam sehari. Tanggal 17 Maret 2013 merupakan 1 hari dengan jumlah kunjungan tertinggi dalam 2 minggu terakhir dengan mencapai 282x kunjungan.
Kepercayaan Anda untuk mengunjungi portal ini secara berkala, apapun alasannya, siapapun Anda, bagi kami sudah merupakan sumbangan yang sangat berharga. Peningkatan jumlah bagi kami, akan memiliki arti bertambahnya jumlah (individu) masyarakat Indonesia peduli keselamatan. Terimakasih bangsaku, bersama kami, marilah kita berdiri sama tinggi, duduk sama rendah dan bersanding sejajar bersama keselamatan penerbangan dunia. Dimensi keselamatan penerbangan tidak mengenal batas negara, perbedaan politik, hirarki, senioritas serta diskriminasi. Keselamatan terbaik adalah keselamatan seutuhnya dan merupakan hak setiap bangsa didunia, termasuk masyarakat Indonesia. Kami mengharapkan bersama dukungan masyarakat luas yang peduli keselamatan, kita dapat membentuk penerbangan sipil yang diyakini keselamatannya oleh masyarakat dunia, melalui pengakuan profesionalisme, transparansi dan berbagi. Profesionalisme sebuah otoritas penerbangan akan membawa nama bangsa. Melalui keselamatan, kita dapat mengangkat derajat bangsa yang akan disegani kiprahnya didunia. Harapan kami, semoga isi portal ini dapat diterima sebagai sekelumit sumbangsih kepada bangsa dan negara kita yang tercinta, Indonesia.
Untuk menjamin pemutakhiran informasi dan data, kami akan terus melakukan amandemen dan menyuguhkan tulisan yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi dengan berdasarkan azas manfaat bagi masyarakat seperti topik tentang keengganan atau keterpaksaan seseorang untuk mempergunakan transportasi udara karena atau dengan rasa takut (fear of flying). Menurut ICAO, FOF yang dialami oleh 20-40% penumpang pesawat komersial dunia ini, dapat menjadi topik yang menarik untuk diketahui masyarakat.
Kolom baru berisi penjelasan singkat tentang Annex ICAO juga dapat Anda kunjungi melalui judul yang baru disisi kanan subheading News. Sebagian isi tulisan yang lain juga sudah dapat Anda kunjungi didalam "heading" Global Information.
Melalui "subheading" Keselamatan, dapat di"klik" topik terbaru tentang Safety Audit Information. SAI adalah bagian dari Universal Safety Oversight Audit Programme (USOAP), yang merupakan salah satu upaya unggulan global ICAO untuk meningkatkan keselamatan melalui penilaian dalam implementasi SARPs (Standards And Recommended Practices) berdasarkan rating. Audit ini dilakukan terhadap otoritas penerbangan sipil negara anggota. Anda dapat mengetahui dengan jelas, sekaligus membandingkan hasil rating antar negara anggota tersebut dengan melakukan sendiri melalui program interaktif yang telah kami persiapkan. Dalam tulisan itu pula kami sisipkan dua paragraf yang berisi sekelumit pencerahan tentang kartel di bisnis penerbangan yang dapat mempengaruhi kinerja pengawasan dalam mempertahankan nilai efektif program USOAP.
Informasi lain yang tidak kalah menarik adalah tentang Bird Strike (gangguan burung) di bandar udara. Bird Strike terkait dengan Runway Safety yang merupakan salahsatu penyebab terjadinya kecelakaan yang dimasukkan kedalam three high-risk accident occurrence categories dunia versi ICAO. Di bawah subheading What's New Anda dapat mengetahui lebih jauh 11 persepsi tidak tepat tentang bird strike yang berkembang di masyarakat.
Dengan motto: All We Can Do kami akan terus melanjutkan portal ini sebagai jendela dunia sesuai dengan Visi dan Misi kami. Selepas purna tugas setelah melaksanakan pengabdian selama 35 tahun, dan berbekal pengalaman dan dedikasi, kami terpanggil untuk terus memberikan pencerahan yang berkelanjutan dengan berbagai informasi global tentang penerbangan sipil.
Dalam paragraf di bawah ini kami sisipkan sebuah komentar yang berasal dari forum komunitas penerbangan internasional tentang pemeliharaan infrastruktur dalam kaitannya dengan keselamatan penerbangan di Indonesia yang kami kutip seutuhnya. Komentar ini terkait dengan beberapa kali insiden (overran dan veered off runway) yang terpublikasi keseluruh dunia dan terjadi di bandar udara di negara kita beberapa bulan terakhir ini. Pembuat komentar ini menyebut dirinya, sebagai bekas penerbang komersial Indonesia. Bandar udara yang disebutnya adalah di wilayah Sumatera. Apabila hal ini memang benar terbukti, maka dapat dipastikan bahwa budaya keselamatan yang baik, belum dimiliki oleh pihak berwenang kita. Forum tersebut telah lama kami yakini sebagai salah satu sumber yang dapat dipercaya. Berikut cuplikan selengkapnya:
By Former Indonesian Pilot on Saturday, Apr 6th 2013 16:16Z
Investments are made in buying new airplanes by the airlines in Indonesia, which is good. Sadly investment in improving the infrastructure to support the growth of traffic in Indonesia is not sufficient. Groved runways and rubber removing is not present at this airport (have been here many times) and many other airport's in Indonesia. Further on they need to improve their standards on ATC training and have a DGCA that actually governs the airlines and not just looking for a brxxx. "small" airports like Padang with no radar is a typical high treat environment, you have ATC who ask you for your position every 2 minutes during an approach. Or other local operators who fly around with no transponder, ignores ATC instructions etc, lies on estimates to get ahead of other (very professional). It's a cultural thing to take chances and bet it on pure luck... With all the reported runway overruns just proves that there is a systematic failure.
(Source: AV News, 6th April 2013)
Sebagai bahan rujukan bagi pihak berwenang dalam penanggulangan untuk menangani masalah permukaan landas pacu, disarankan untuk membaca lebih lanjut Circular 329 AN/191 ICAO Runway Surface Condition Assesment, Measurement and Reporting.
Kepada semua pihak yang ingin mempergunakan bahan dari informasi yang terdapat dalam situs ini agar terlebih dahulu membaca isi disclaimer kami, dan kemudian Anda dapat menghubungi kami melalui alamat email dibawah ini.
Komentar dan pendapat Anda yang bersifat profesional, ilmiah dan konstruktif sangat kami hargai dan akan segera ditanggapi. Isi email yang bersifat sara, provokasi, intimidasi, politik, ideologi dan sejenisnya yang tidak sesuai dengan Visi dan Misi kami , dengan diawali ucapan maaf, kami tidak dapat melayani. Dengan identitas lengkap, hubungilah kami melalui alamat email : amartono@yahoo.com.
Kami akan menanggapi secara umum, semua masukan Anda dan memasukkan kedalam bentuk tulisan yang akan disajikan pada artikel dan informasi berikut yang telah diperbaharui atau dengan judul baru. Demi kesempurnaan isi materi tulisan ini, kami akan senantiasa melakukan perbaikan dan peningkatan dalam semua isi portal ini, untuk itu disarankan kepada setiap pengunjung pada saat membuka setiap judul, untuk selalu mengawali dengan meng"klik" refresh terlebih dahulu, terimakasih.
indonesia-icao.org adalah Echo of Global Safety. Δ Home